Sabtu, 08 Mei 2010
Saat Sang Ukhti Menangis
ikhwan ingatlah janjimu ,,,
Kisah ini diceritakan oleh temanku yang menjadi ketua panitia di sebuah walimahan ikhwah. Sebut saja namanya Zahra. Dia diamanahi sebagai ketua panitia akhwat pada walimahan teman sekampusnya Aziz (si mempelai ikhwan). Akad nikah & walimahan itu sendiri diselenggarakan di rumah mempelai akhwat. Sampai pada hari H, semua pantia dan para anggota rumah itu sangat sibuk. Sebagai ketua pantia otomatis Zahra diharuskan mondar mandir dan menyebarkan pandangannya ke semua sudut untuk mengawasi para panitia akhwat.
Dan disudut ruangan itulah duduk seorang akhwat yang sejak acara akad nikah Zahra perhatikan selalu mengusap airmata, mungkin terharu pikir Zahra. Usai akad nikah, para undangan keluar dari ruang tamu tempat acara akad dan yang lain mulai sibuk mempersiapkan acara walimatul ursy. Namun Zahra masih memperhatikan akhwat itu tetap duduk disudut ruangan dengan mata yang sembab. Zahra tidak mengenal akhwat itu, Zahra khawatir kalo2 akhwat itu sedang tidak enak badan, maka Zahra pun menghampirinya utk berbasa basi.
“assalamu’alaikum Ukhti…., anti sakit kah?”, Tanya Zahra.
Akhwat itupun membalas dengan ramah, “wa’alaikumsalam….eh nggak kok, terimakasih Ukh…”
Tapi Zahra masih melihat airmata itu ga berhenti keluar dari mata itu. Zahra mengajaknya berkenalan. Namun Zahra sangat terkejut karena tiba2 akhwat tsb semakin terisak. Zahra bingung, dan krn khawatir menarik perhatian yang lain, Zahra membawanya kesebuah kamar yang kosong. Sepertinya ada sesuatu nih, pikir Zahra.
Dikamar itu, dia semakin terisak isak dan mengalirnya cerita tentang siapa dirinya dan kenapa dia menangis spt itu.
Namanya Rista, dia adalah teman dari mempelai ikhwan sejak mereka masih SMU, dan mereka sempat pacaran 3 tahun selama SMU (itu sebelum mereka berdua hijrah menjadi ikhwan/akhwat). di awal2 kuliah (kuliah beda kota), mereka sedang berproses utk menjadi seorang muslim yang berkomitmen menjadikan diri mereka sebagai salah satu penyokong barisan dakwah.
Otomatis, akhirnya keduanya melepas ikatan yang tidak suci itu. Kala itu Aziz sempat menyatakan bahwa jika nanti tiba saatnya dia memiliki kesiapan utk menggenapkan separuh dinnya, dan jika Rista belum dipinang orang lain, dia pasti akan mendatangi Rista sebagai orang yang telah siap menjadi imam dalam keluarga. dan ternyata itu memberikan harapan yang luar biasa pada Rista. Setelah itu mereka nyaris tidak ada komunikasi sama sekali. Mereka tenggelam dalam kesibukan berdakwah & meng-ishlah diri.
Sampai beberapa hari sebelum saat ini, beberapa bulan setelah mereka wisuda, tedengar kabar bahwa Aziz akan melangsungkan walimah. Rista sangat tersentak dengan kabar itu. Dia tidak diundang sama sekali, padahal Aziz tidak mungkin lupa alamat rumah Rista. Rista berusaha keras mencari tau dimana alamat tempat acara walimahan itu. Dan disinilah Rista hari ini. Menatap si pemberi janji yang ternyata tidak menepati janjinya. Merelakan seseorang di masa lalunya yang menghancurkan harapannya yang dia simpan selama ini. Dan menyesali dirinya yang ternyata bodoh & lugu, masih percaya pada manusia yang alpa, yang tidak mustahil melupakan janjinya. Memang hanya janji Allah yang benar2 pasti.
sumber : http://www.facebook.com/notes/iqbal-mmd-elfenoza/saat-sang-ukhti-menangis-/392220209451
Tips Mengatasi Koneksi Internet Putus
Nah ini aku kasi Tipsnya untuk menyiasati konek internet yang putus:
1. Cek kabel modem, putus apa enggak?
2. Lakukan re-connect
3. Coba
4. Kalo ga bisa diulang langkah2 diatas
5. Ga bisa lagi? Coba banting modemnya dengan lembut(Maksudnya di tok-tok gitu). Karena, bisanya bagian dalem modem itu sering ada problem sampe ga bisa konek ke internet
Sekian tipsnya!
sumber : http://pokemonirvana.wordpress.com/2008/11/26/tips-mengatasi-koneksi-internet-putus/
Jumat, 07 Mei 2010
Daftar Nama Pegawai Puskesmas Gunung Megang 2010
2.Nani Wijaya
3.drg. Desty Hernita
4.dr. Amrullah
5.Noveriana Putri, AMG
6.Nirwati
7.Diana Hastuti, AMKeb
8.Jumaidi
9.Sri Helda Aprilia,AMKeb
10.Susmaliana
11.Ngatiman,AMKep
12.Dana Christina, AMKL
13.Ariyanti S,AMKep
14.Rahayu
15.Holila,AMKeb
16.Risma Hevi, AMKep
17.Susi Efriyanti,AMKep
18.Susilawati, AMKep
19.Meitriani, AMKep
20.Pebriani, AMKeb
21.Ema Syafitra,AMKep
22.Reni Desrianti,AMKep
23.Ghoniah,AMKep
24.Mira Prama,AMKL
26.Weny Mayaditasari,AMF
27.M. Ladisman
28.Ida Eryani
29.Candra Mulya
30.Ahmadal Aqso
31.Junaidi
32.Sulmiyanti,AMKep
33.Harningsih
32.Yupita Istuhari
33.Winda
34.Lian Satriana
35.Sri Handayani, AMAK
36.Lilis Karlina, AMKep
37.Agnes Andika,AMKep
38.Rusidayana,SKM
39.Fani,AMKep
40.Like Mardiyana,AMKep
Kamis, 06 Mei 2010
Perahu Nabi Nuh Ditemukan di Turki
1. Awal Penemuan
Pemotretan awal oleh Angkatan Udara AS di tahun 1949 tentang adanya benda aneh di atas Gunung Ararat-Turki, dengan ketinggian 14.000 feet (sekitar 4.600 meter)
Kemudian, awal tahun 1960, berita dalam Life Magazine: Pesawat Tentara Nasional Turki menangkap sebuah benda mirip perahu di puncak gunung Ararat yang panjangnya 500 kaki (150 meter) yang diduga perahu Nabi Nuh AS (The Noah’s Ark)
2. Foto-foto tahun 1999-2000
Seri pemotretan oleh Penerbangan AS IKONOS tahun
1999-2000 tentang dugaan adanya perahu di Gunung Ararat yang tertutup salju.
3. Peta Lokasi Perahu Nabi Nuh AS
4. Tuuh … Perahu Nabi Nuh di atas Gunung Arafat. Jelas kan??
5. Situs Perahu Nabi Nuh sebelum dibersihkan
6. Pengukuran di Atas Perahu
7. Struktur Perahu menurut para arkeolog yang menemukannya
8. Ini dia lebih jelasnya
9. Setelah dibersihkan, beginilah bentuk Asli Perahu Nabi Nuh AS yang kuno tapi canggih. Di dalam perahu inilah sedikit umat Nabi Nuh AS diselamatkan Allah SWT dari banjir dahsyat setinggi gunung dan ratusan pasang binatang ikut serta didalamnya.
10. Gambaran suasana terjadinya banjir dalam Injil yang terjadi pada tahun 1300 BC (Sebelum Masehi). Sekitar 25 tahun sebelum zaman Nabi Musa AS atau 1.300 tahun sebelum kelahiran Nabi Isa AS. Lihat perbandingan ukuran perahu dengan Pesawar Modern Jumbo 747.
SEMOGA BERMANFAAT DAN MENAMBAH KEYAKINAN KITA AKAN KEBENARAN ADANYA NABI-NABI UTUSAN ALLAH SWT.
Sumber: moeflich.wordpress.comsumber : http://networkedblogs.com/3Bh72
Selasa, 20 April 2010
Cara Menonaktifkan Account FACEBOOK
Bagi pemilik account Facebook yang ingin menonaktifkan account miliknya (hanya dinonaktifkan, tidak bisa di HAPUS), ikuti langkah berikut ini :
- Login ke dalam Facebook
- Klik menu Pengaturan –> Klik Pengaturan Akun
- Pada window Akun Saya, klik tutup pada Tutup Akun
- Pada window berikutnya berisi pertanyaan-pertanyaan mengapa kita menonaktifkan Facebook. Jawablah seadanya atau asal saja.
- Lalu klik tombol nonaktifkan akun saya
- Pada window berikutnya, kita diminta mengetikkan image (capthca image) yang muncul. Kemudian klik Submit
Kamis, 01 April 2010
Mengendalikan marah ala Rasulullah

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Marah adalah sifat yang ada dalam diri setiap manusia. yang penting dalam hal marah adalah bagaimana cara kita agar bisa mengendalikannya saat rasa marah itu muncul, agar jangan sampai meledak dan merugikan diri kita dan orang lain.
Orang yang sedang marah biasanya hatinya tidak terkontrol, mulut, tangan dan kakinya bisa mengucapkan dan melakukan apa saja,dan tentunya apa yang diucapkan ataupun yang dilakukan akan jauh dari kebenaran, meskipun dia marah karena membela sesuatu yang benar. Allah lebih menyukai orang yang sabar daripada orang yang mengumbar amarah.
Berikut ini beberapa hal yang dianjurkan Ralullah shallallahu 'alaihi wa sallam ,saat marah datang mendera kita:
Membaca Ta'awudz
Dari Sulaiman bin Surod Radliyallahu'anhu : " Ada dua orang tercela di sisi nabi dan kamu sedang duduk di samping beliau. Salah satu dari keduanya mencela lawannya dengan penuh kemarahan sampai memerah wajahnya. Maka nabi bersabda " Sesungguhnya aku akan ajarkan suatu kalimat yang kalau diucapkan akan menghilang apa yang ada padanya, yaitu dia mengucapkan `Audzubillahi minasy Sayithani rajim` maka mereka berkata kepada yang marah tadi." ( HR. Bukhari dan Muslim )
Duduk
Dari Abu Dzar bahwa nabi bersabda: " Apabila salah seorang diantara kalian marah dalam keadaan berdiri duduklah, jika belum hilang maka berbaringlah" hal ini mungkin menurut pandangan saya, jika kita dalam posisi berdiri kemungkinan melakukan hal negative lebih besar, dan penguasaan diri jika kita berdiri. Maka akan lebih baik jika mengikuti nasihat nabi untuk duduk ataupun berbaring jika kita dalam keadaan marah. Insya Allah akan dapat menghilangkan amarah kita." ( HR.Ahmad dan Abu Dawud )
Diam
"Apabila diantara kalian marah maka diamlah" Nabi mengucapan tiga kali. ( HR: Ahmad )
Berwudhu
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda " sesungguhnya marah itu dari syaithan itu diciptakan dari api, dan api itu diredam dengan air maka diantara kalian marah berwudlu-lah." ( HR: Ahmad )
Wallaahu ta'ala 'alam
sumber : http://catatanummumusasyi.blogspot.com/2010_02_01_archive.html
Keutamaan Sakit

Islam tidak memandang sakit sebagai sutu hal yang sia-sia, dibalik penderitaan yang dirasakan Allah mempunyai maksud tersembunyi untuk kebaikan kita. Berikut beberapa keutamaan sakit dalam pandangan Islam:
1. Menghapus Dosa
"Tiada seorang mu'min yang rasa sakit, kelelahan (kepayahan), diserang penyaki tatau kesedihan (kesusahan) sampai duri yang menusuk (tubuhnya) kecuali dengan itu Allah menghapus dosa-dosanya" (HR. Bukhari).
2. Tetap Mendapatkan Pahala Dari Amal Kebaikan Yang Biasa Dilakukannya Diwaktu Sehat
"Apabila salah seorang hamba sakit atau bepergian (safar), maka Allah mancatat pahalanya seperti pahala amal yang dikerjakannya sewaktu ia tidak bepergian atau sehat." (HR. Bukhari).
"Apabila seorang hamba sakit sedang dia biasa melakukan suatu kebaikan, maka Allah berfirman kepada malaikat: "Catatlah bagi hamba-Ku pahala seperti yang biasa ialakukan ketika sehat." (HR. Abu Hanifah).
3. Memperoleh Pahala Kebaikan
"Tiada seorang muslim tertusuk duri atau yang lebih dari itu, kecuali Allah mencatat baginya kebaikan dan menghapus darinya dosa." (HR. Bukhari).
"Barangsisapa dikehendaki oleh Allah kebaikan baginya, maka dia (diuji) dengan suatu musibah." (HR. Bukhari).
4. Memperoleh Derajat Yang Tinggi di Sisi Allah SWT
"Wabah adalah syahadah (mati syahid) bagi setiap muslim."(HR. Bukhari)
"Seorang hamba memiliki suatu derajat di surga. Ketika dia tidak dapat mencapainya dengan amal-amal kebaikannya, maka Allah menguji dan mencobanya agar dia dapat mencapai derajat itu." (HR. Thabrani)
5. Memperoleh Ganjaran Berupa Surga
"Apabila Aku menguji hamba-Ku dengan membutakan kedua matanya dan dia bersabar, maka Aku ganti kedua matanya itu dengan surga." (HR. Ahmad).
Karena itu saat sakit mendera diri, sabarlah, ikhlaslah, teruslah berusaha dan berdoa untuk kesembuhan.
Pinta si Sakit

Tak ada seorang pun yang menginginkan dirinya ditimpa sakit, walaupun cuma flu, apalagi sakit parah yang mana mengharuskannya terbaring di tempat tidur Rumah Sakit, dengan berbagai slang dan jarum menancap ditubuhnya. Apalagi ia adalah seorang muslim, kalau bukan karena sangat terpaksa, ia tidak akan membiarkan tubuhnya dipegang dan dilihat oleh yang bukan mahramnya.
Sungguh sebuah perjuangan yang berat, yang hanya bisa dirasakan oleh yang sakit. Padahal iapun harus merasakan detik demi detik berlalu dengan rasa sakit ditubuh lemahnya, pantas dan wajar saja kalau Rasulullah kabarkan bahwa orang yang sakit akan diampuni dosanya:
"Seorang mu'min yang sakit, ia tidak mendapatkan pahala dari sakitnya, namun diampuni dosa-dosanya" (H.R. Thabrani).
Dalam hadist lain riwayat Anas, Rasulullah bersabda "Seorang mu'min yang sakit lalu sembuh, maka ia laksana salju yang turun dari langit, karena bersihnya" (H.R. Bazaar).
Itulah sedikit tentang balasan bagi siapapun yang tertimpa sakit. Sekarang mari kita menempatkan diri kita sebagai orang yang sakit. Bagaimana rasanya saat berbagai rasa tidak enak yang dirasakan, ternyata orang-orang yang ada disekitar kita lebih banyak memfokuskan peringatan tentang dosa-dosa kita semasa sehat.
Tidak salah memang....tapi hal ini bisa membuat yang sakit menjadi down, hilang semangat, hanya sedih dan sedih. Saat kita sakit tentunya kita memerlukan orang-orang yang mau mendengarkan kita, mendukung, menasehatkan agar sabar dan ikhlas, selalnu minta pertolongan kepada Allah dst, bukan hanya mengatakan "ITU KAN KARENA DOSA KAMU YANG BANYAK" atau "MAKANYA....ISTIGHFAR DONG....".
Duuuuuh kalau hanya kata-kata itu yang kita dengar, seolah-olah kita adalah seorang pendosa besar, sudah pantas disiksa semasa didunia. Kalau kita adalah orang yang benar-benar punya iman yang kuat, mungkin hal seperti itu tidak menjadi masalah, tapi bagaimana kalau iman kita masih lemah ?,pernyataan seperti itu malah akan menumbuhkan rasa putus asa, merasa bahwa sakit adalah sebuah hukuman, bukannya karena Allah mencintai kita.
Pendek kata, tidak semua orang yang sakit harus selalu diingatkan tentang dosa-dosanya, tapi justru kabarkan kepadanya tentang cinta Allah kepadanya, agar semakin besar pengharapannya kepada Allah. Dan ingatlah satu hal, saat ia sakit, dosa-dosanya dihapuskan, sedang kita yang sehat,hanya Allah yang tahu.
Semoga kita bisa merenungkan ini, agar lebih bijak saat berhadapan dengan orang sakit.Berikan senyum tulus, kasih sayang dan perhatian, jangan lupa untuk mendoakannya.
Wallaahu'alam bishshowab.
sumber ; http://catatanummumusasyi.blogspot.com/
Salam Dulu baru baca ^_^
Ma'an Najah
Jazakallah khairan katsiran













