Minggu, 02 Januari 2011

BAGAIMANA MEMBUAT CATATAN Di GUDANG OBAT

Mari Menulis Pictures, Images and Photos

Untuk mengetahui apa yang ada di gudang, anda harus membuat catatan persediaan yang akurat.

Untuk mengetahui jumlah masing-masing barang dalam persediaan, anda harus membuat catatan yang akurat.

Untuk mengetahui kapan suatu barang harus dipesan, anda harus membuat catatan yang akurat.

Adanya catatan menghemat waktu: Adanya catatan melindungi anda:

* Anda akan mengetahui apa yang ada di gudang.
* Anda akan mengetahui kapan anda menggunakan persediaan dan untuk apa persediaan digunakan.
* Anda akan mengetahui jumlah persediaan yang digunakan secara teratur.
* Anda akan mengetahui kapan memesan lagi.

Bila anda dituduh mencuri atau menyalahgunakan persediaan, anda dapat merujuk ke catatan. Pada catatan anda akan terdokumentasi pergerakan persediaan. Dari catatan terlihat bahwa anda tidak bertanggung jawab untuk masalah itu.


Ada banyak cara untuk membuat catatan. Prosedur yang dianjurkan adalah penggunaan kartu persediaan. Pembuatan kartu persediaan dapat disesuaikan dengan sistem pencatatan mana saja.

KARTU PERSEDIAAN OBAT


Harus ada kartu persediaan bagi setiap barang di gudang. Simpan kartu persediaan bersama dengan barang di atas rak. Gunakan kartu persediaan untuk mengikuti gerakan barang (yaitu, mencatat kapan dan bagaimana barang dipakai).

Lihat contoh kartu persediaan di bawah. Di atas kartu tertulis:

* NAMA barang/ obat, termasuk bentuk dan dosis
* NOMOR KODE yang mengidentifikasi barang
* SATUAN + UKURAN ( wadah barang + jumlah barang dalam wadah)
* HARGA satuan
* BATAS PEMESANAN ULANG (jumlah satuan untuk dipesan)

Mungkin ada barang di gudang yang terdiri dari berbagai bentuk (tablet, cairan, atau salep), dosis (amoksilin tablet 250 mg atau 500 mg) atau ukuran satuan (botol 1000 tablet atau botol 500 tablet). Bila ada, harus ada kartu persediaan yang terpisah untuk setiap bentuk, dosis dan ukuran satuan dari barang tersebut. Jangan gunakan kartu yang sama untuk bentuk, dosis atau ukuran satuan yang berbeda dari suatu barang.

Saat mencatat pada kartu persediaan, gunakan bolpen untuk mengisi Barang/Obat, Nomor kode, dan Satuan + ukuran. Informasi ini tidak berubah. Gunakan pensil untuk harga dan batas pemesanan ulang. Harga dan batas pemesanan ulang dari suatu barang dapat berubah. (Batas pemesanan ulang akan dipelajari di bab berikut, Bagaimana Memesan Persediaan.)

Kartu Persediaan juga mempunyai lajur untuk mencatat informasi tentang pergerakan barang:

* Tanggal penerimaan atau pengeluaran
* Diterima dari, nama pemasok obat yang mengirim barang ke gudang anda
* Jumlah yang diterima, jumlah satuan yang diterima gudang
* Diberikan ke, nama bagian fasilitas yang memberi obat ke pasien
* Jumlah yang diberikan, jumlah satuan yang dikeluarkan gudang
* Saldo persediaan, jumlah satuan yang tersisa di gudang
* Keterangan, informasi penting tentang pergerakan barang
* Tanda tangan dari orang yang mencatat pergerakan barang

Pada lajur KETERANGAN, catat sisa awal dari kartu sebelumnya, nomor permintaan pemesanan dan tanggal kadaluarsa barang yang diterima, perubahan harga, dan informasi tentang penyingkiran barang yang kadaluarsa, bermutu buruk atau berlebihan. Catat setiap informasi lain yang penting bagi pengelolaan obat dan persediaan di fasilitas anda.
Catat setiap kali anda menerima atau mengeluarkan suatu barang. Catat hanya satu pergerakan (yaitu, satu penerimaan atau satu pengeluaran) tiap baris. Catat pada saat terjadi pergerakan.

Bila fasilitas kesehatan yang melakukan pembayaran persediaan, anda harus tahu harga dari setiap barang dalam gudang. Bila anda mengetahui harga, anda dapat menghitung harga dari persediaan barang dalam gudang dan biaya dari persediaan yang akan dipesan. Anda akan mengetahui perkiraan perbedaan harga dari barang yang sama. Misalnya, tablet lebih murah dibanding bentuk cair dari obat yang sama.

Untuk menghitung nilai dari persediaan di gudang:

* Kalikan jumlah sisa barang dengan harga per satuan saat ini.

CONTOH

Sisa persediaan amoksisilin tablet 250 mg adalah 12 botol. Harga per botol saat
ini adalah $25.55. Nilai stok amoksisilin 250 mg adalah $306.60

12 botol x $ 25.55 = $306.60

Untuk menghitung biaya persediaan yang akan dipesan:

* Kalikan jumlah satuan yang akan dipesan dengan harga per satuan saat ini.

CONTOH

Petugas kesehatan memesan 10 botol amoksisilin tablet 250 mg dari pemasok.
Harga per botol saat ini adalah $25.55. Biaya pemesanan adalah $255.50.

10 botol x $25.55 = $255.50

Saat harga barang berubah, hapus harga dari kartu persediaan. Tulis harga baru pada kartu dengan pensil. Gunakan harga baru untuk menghitung nilai persediaan atau biaya persediaan yang akan dipesan.

Informasi ini penting bila anda bertanggung jawab untuk anggaran persediaan obat di fasilitas anda.

MEMBUAT CATATAN PERSEDIAAN YANG AKURAT

1. Buat kartu persediaan barang/obat untuk setiap barang di gudang.
2. Tempatkan kartu persediaan bersama barang di atas rak.

Anda dapat menempelkan kartu di depan rak dekat label barang. Anda dapat menempatkan kartu bersama dengan wadah barang di atas rak.

3. Catat pada kartu persediaan setiap anda menerima atau mengeluarkan barang.

Gunakan bolpen. Informasi ini tidak berubah. Catat pada saat terjadi pergerakan. Jangan menunggu sampai akhir jam kerja, akhir hari, minggu atau bulan .

a. Catat barang yang diterima gudang.

Bila anda menerima barang di gudang, letakkan pada tempatnya di atas rak. Catat pergerakannya di kartu persediaan.

1. Catat TANGGAL penerimaan.
2. Catat dari mana barang DITERIMA
3. Catat JUMLAH YANG DITERIMA dalam satuan
4. Jumlahkan JUMLAH YANG DITERIMA dengan SISA STOK sebelumnya

CONTOH:

Pada tanggal 6 Desember, ada 1 botol amoksisilin tablet 250 mg dalam persediaan. Petugas kesehatan menerima 12 botol dari pemasok obat. SALDO baru adalah 13 botol.

1 botol + 12 botol = 13 botol


5. Catat SALDO yang baru.
6. Catat nomor permintaan pesanan dan tanggal kadaluarsa barang pada lajur
KETERANGAN.

b. Catat barang yang dikeluarkan gudang

Bila barang keluar dari gudang ke bagian pemberian obat, barang harus selalu berupa satuan yang utuh. Jangan beri dalam satuan yang dipecahkan.

1. Catat TANGGAL keluar
2. Catat kemana barang/obat DIKELUARKAN
3. Catat JUMLAH YANG DIKELUARKAN dalam satuan
4. Kurangi JUMLAH YANG DIKELUARKAN dari SISA DALAM PERSEDIAAN sebelumnya

CONTOH:

Pada tanggal 20 Desember, terdapat 13 botol amoksilin tablet 250 mg
dalam persediaan. Petugas dari dinas kesehatan menemukan 1 botol
amoksilin yang sudah kadaluarsa. Ia mengirim (mengeluarkan) botol
tersebut kembali ke pemasok obat. SALDO BARU DALAM
PERSEDIAAN berjumlah 12 botol amoksilin tablet 250 mg.

13 botol - 1 botol = 12 botol

5. Catat JUMLAH PERSEDIAAN BARU
6. Catat keterangan signifikan lainnya mengenai pergerakan barang/obat dalam lajur KETERANGAN

4. Selalu perbarui catatan pergerakan jumlah satuan secara akurat dalam lajur SALDO.

Mungkin ada sisa satuan yang tidak utuh di akhir jam klinik. Bila ada, jangan dikembalikan ke gudang. Kuncikan di bagian pemberian obat sampai jam kerja klinik berikutnya.

5. Hitung persediaan barang pada selang waktu yang teratur, seperti sekali sebulan.

Hitung jumlah satuan dari setiap barang di gudang secara teratur yang disebut dengan perhitungan fisik. Pada fasilitas kesehatan tingkat pertama, buat perhitungan fisik dari setiap barang sekali sebulan.

a. Periksa ulang informasi di bagian atas kartu persediaan obat.

Periksa apakah informasi baru dan tepat.

b. Buat perhitungan fisik dari setiap jenis barang/obat.

1. Buat garis ganda sesudah penulisan akhir pada kartu. Anda dapat menggunakan warna yang berbeda (merah) untuk hal ini dan untuk pencatatan berikutnya.

2. Catat TANGGAL penghitungan. Tulis kata “perhitungan fisik” yang melintang di atas lajur. Lihat contoh di bawah.

3. Hitung jumlah satuan yang sebenarnya (seperti botol) dari obat itu. Jumlah satuan yang dihitung adalah perhitungan fisik.

4. Catat jumlah perhitungan fisik di lajur SALDO. Bila perhitungan fisik dan saldo sebelumnya tidak sama, tulis “ada ketidak sesuaian” dan tulis jumlah yang hilang di lajur KETERANGAN.

5. Buat garis ganda melintang di atas kartu persediaan sesudah informasi perhitungan fisik. Garis ganda menyoroti informasi perhitungan fisik.


Bila perhitungan fisik dan saldo sebelumnya tidak sama, SELIDIKI. Mungkin ada barang di atas rak yang kurang atau lebih daripada yang tercatat pada kartu persediaan. Seseorang mungkin lupa mencatat pergerakannya di kartu inventaris. Selidiki siapa yang bertugas. Selidiki siapa yang mempunyai akses kunci. Amati setiap kegiatan yang aneh atau mencurigakan selama beberapa hari berikutnya.

Bila kartu persediaan hilang, SELIDIKI. Buat kartu persediaan baru. Catat dalam lajur KETERANGAN bahwa ini merupakan kartu pengganti. Bila menemukan kartu yang lama, salin informasi dari kartu pengganti ke kartu lama. Kemudian, musnahkan kartu penggantinya.

Simpan kartu persediaan yang sudah penuh selama dua sampai lima tahun. Kartu mengandung informasi yang berguna tentang persediaan yang digunakan fasilitas dan tentang setiap perubahan karena iklim, wabah, atau sebab lain.

Kartu persediaan penting bagi pengelolaan persediaan obat. Anda akan merujuk ke informasi yang tercatat dalam kartu saat anda mengelola semua komponen persediaan obat.

Untuk referensi yang cepat tentang prosedur pembuatan catatan, lihat DAFTAR PERIKSA KARTU PERSEDIAAN di Lampiran B. Pasang daftar dalam gudang untuk memberi tahu para pegawai tentang cara pembuatan catatan. Anjurkan para pegawai untuk mengikuti prosedur.

MEMBUAT CATATAN YANG AKURAT
MEMPERMUDAH PEKERJAAN !


KEGIATAN IV - BAGAIMANA MEMBUAT CATATAN

Dalam kegiatan ini anda akan berlatih membuat catatan pada kartu persediaan.

Pertama, anda akan mempersiapkan kartu persediaan bagi tablet amoksisilin, suntikan benzilpenisilin, dan salep tetrasiklin. Kemudian, anda akan mencatat pergerakan obat pada kartu. Gunakan lembar KARTU PERSEDIAAN pada halaman 25 -28. Pelatih anda mempunyai kartu tambahan bila anda memerlukannya. (Ada kartu persediaan kosong di Lampiran B. Gunakanlah untuk membuat kartu persediaan di fasilitas anda.)

1. Sekarang tanggal 29 April. Buatlah kartu persediaan untuk obat-obat di bawah:

* AMOKSISILIN tablet 250 mg, nomor kode = 24/0450, botol 1000 tablet, $41.97
* BENZILPENISILIN injeksi, nomor kode=25/7297, 5 MU ampul, $0.43
* TETRASIKLIN hidroklorida salep mata, nomor kode = 27/9029, 3,5 g tube, $0.41

2 Pada setiap kartu, catat saldo awal:

* AMOKSISILIN tablet 250 mg, 17 botol yang tersisa dalam persediaan
* BENZILPENISILIN injeksi, 5 ampul yang tersisa dalam persediaan
* TETRASIKLIN salep mata, 15 tube yang tersisa dalam persediaan

3. Catat pergerakan dari ketiga obat untuk bulan Mei, Juni, dan Juli. Rujuk pada daftar di halaman berikutnya.

1.Untuk bulan Mei, seorang pelatih akan membaca pergerakan obat. Catat pergerakannya pada kartu persediaan yang sesuai dengan yang dibaca. Bila ada pertanyaan, tanya kepada pelatih atau seorang anggota dari kelompok kecil anda untuk bantuan.

Bila semua peserta telah mencatat pergerakan bulan Mei, pelatih akan menanyakan beberapa pertanyaan ke kelompok besar tentang data di kartu.

2. Untuk bulan Juni, bacakanlah sendiri pergerakannya. Catat pergerakan pada kartu yang sesuai. Bila ada pertanyaan, tanya kepada pelatih atau anggota dari kelompok kecil untuk bantuan.

Bila semua peserta telah mencatat semua gerakan untuk bulan Juni, pelatih akan menanyakan kelompok besar beberapa pertanyaan tentang data di kartu.

3. Untuk bulan Juli, baca pergerakannya. Catat pergerakan pada kartu yang sesuai. Bila ada pertanyaan, tanya kepada pelatih atau anggota dari kelompok kecil untuk bantuan.

Bila semua peserta telah mencatat pergerakan bulan Juli, pelatih akan menanyakan kelompok besar beberapa pertanyaan tentang data di kartu.

4. Bila sudah selesai, tunjukkan kartu anda ke pelatih. Diskusikan dan buat koreksi yang diperlukan. (Untuk kartu persediaan yang sudah diisi, lihat Kegiatan IV di Lampiran A).

PERGERAKAN OBAT

MEI

2 Mei: Gudang obat tingkat kebupaten mengirim persediaan obat ke fasilitas kesehatan sebagai berikut:

* 30 ampul BENZILPENISILIN (Tanggal kadaluarsa JAN 99 - $0,43 per ampul)
* 150 tube TETRASIKLIN (Tanggal kadaluarsa JAN 00 - $0,41 per tuba)
Nomor permintaan adalah 01300.

2 Mei: 1000 tablet AMOKSISILIN 250 mg dikeluarkan untuk ruang periksa (RP)
10 Mei: 50 tube TETRASIKLIN dikeluarkan untuk Puskemas Keliling (PK )
14 Mei: 1000 tablet AMOKSISILIN 250 mg dikeluarkan untuk apotik (APO)
16 Mei: 1000 tablet AMOKSISILIN250 mg dikeluarkan untuk Puskesmas Keliling
18 Mei: 10 ampul BENZILPENISILIN dikeluarkan untuk Puskesmas Keliling
24 Mei: 25 tube TETRASIKLIN dikeluarkan untuk apotik
31 Mei: perhitungan fisik:

* 13 botol tablet AMOKSISILIN 250 mg
* 25 ampul suntikan BENZILPENISILIN
* 90 tuba salep mata TETRASIKLIN

JUNI

6 Juni: 2000 tablet AMOKSISILIN 250 mg dikeluarkan untuk Puskesmas Keliling
9 Juni: 25 tube TETRASIKLIN dikeluarkan untuk apotik
10 Juni: Gudang obat rumah sakit tingkat kebupaten mengirim persediaan obat sebagai berikut:

* 10.000 tablet AMOKSISILIN 500 mg (nomor kode = 24/0460 - tanggal kadaluarsa DES 99 - $50,95 per botol)
* 150 tube TETRASIKLIN ( tanggal kadaluarsa APR 01 - $ 0,41 per tuba)
Nomor persmintaan adalah 01390

15 Juni: 1000 tablet AMOKSISILIN 250 mg dikeluarkan untuk apotik
17 Juni: 50 tube TETRASIKLIN dikeluarkan ke ruang periksa
24 Juni: 10 ampul BENZILPENISILIN dikeluarkan untuk ruang perawatan
27 Juni: 1000 tablet AMOKSISILIN 250 mg dikeluarkan untuk ruang periksa
30 Juni: perhitungan fisik:

* 9 botol tablet AMOKSISILIN 250 mg
* 15 ampul suntikan BENZILPENISILN
* 165 tube salep mata TETRASIKLIN
* 10 botol tablet AMOKSISILIN 500 mg

JULI

4 Juli: Gudang obat rumah sakit tingkat kebupaten mengirim persediaan obat sebagai berikut.

* 12.000 tablet AMOKSISILIN 250 mg ( Tanggal kadaluarsa MAR 02 - $55,42 per botol)
* 30 ampul BENZILPENISILIN (Tanggal kadaluarsa NOV 02 - $ 0,43 per ampul)
* 10 tube TETRASIKLIN (Tanggal kadaluarsa JAN 99 - $0,41 per tuba)
Nomor permintaan adalah 01438.

5 Juli: 1000 tablet AMOKSISILIN 250 mg dikeluarkan untuk Puskesmas Keliling
5 Juli: 50 tube TETRASIKLIN dikeluarkan untuk Puskesmas Keliling
12 Juli: 1000 tablet AMOKSISILIN 250 mg dikeluarkan untuk ruang periksa
18 Juli: 1000 tablet AMOKSILILIN 250 mg dikeluakan untuk apotik
18 Juli: 25 tube TETRASIKLIN dikeluarkan untuk apotik
26 Juli: 10 ampul BENZILPENISILIN dikeluarkan untuk apotik
29 Juli: perhitungan fisik:

* 18 botol tablet AMOKSISILIN 250 mg
* 35 ampul suntikan BENZILPENISILIN
* 100 tube salep mata TETRASIKLIN
* 0 botol tablet AMOKSISILIN 500 mg

BAGAIMANA MEMESAN PERSEDIAAN OBAT (BERDASARKAN PEMAKAIAN YANG LALU)

Pengelolaan persediaan obat paling efektif bila persediaannya ada. Persediaan ada bila dipesan secara teratur.
Persediaan harus dipesan berdasarkan pemakaian. Bila anda memesan persediaan berdasarkan pemakaian, anda akan mempunyai persediaan yang diperlukan pada saatnya.

Bab ini menguraikan cara pemesanan yang dipercaya. Hal ini telah digunakan secara efektif di berbagai negara. Tetapi, bila sudah ada cara yang baik di fasilitas anda, gunakan cara itu dan gunakanlah secara konsisten.


http://www.who.or.id/ind/products/ow5/sub1/display.asp?id=5

BAGAIMANA MENGATUR PERSEDIAAN OBAT

obat Pictures, Images and Photos

Pengaturan persediaan dalam gudang harus disesuaikan dengan pelayanan yang diberikan di fasilitas kesehatan.

Setiap orang yang bekerja di gudang harus dapat menemukan persediaan obat dengan mudah.
Obat-obatan yang mempunyai kesamaan harus dikelompokkan di atas rak, diatur menurut abjad nama generiknya. Barang dengan usia lebih pendek (tanggal kadaluarsa pendek atau persediaan lama) harus ditempatkan di depan barang yang sama dengan usia yang lebih panjang (tanggal kadaluarsa lebih lama atau persediaan baru).


MENGATUR OBAT DAN PERSEDIAAN DI DALAM GUDANG

1. Simpan obat-obatan yang mempunyai kesamaan secara bersamaan di atas rak.
Saat mengatur persediaan, “kesamaan” berarti dalam cara pemberian obat (luar, oral, suntikan) dan bentuk ramuannya (obat kering atau cair).

Simpan obat dalam kelompok berikut: obat luar, oral, dan suntikan. Simpan di rak yang sama obat tablet dan kapsul. Kelompokkan di rak yang sama obat cair dan salep. Kelompokkan di rak yang sama persediaan obat lainnya.
CONTOH: MENYIMPAN OBAT YANG SEJENIS

Di gudang Klinik Talor, ada salep tetrasiklin dan tablet tetrasiklin. Salep dioles di kulit ( luar) dan tablet dimakan (oral). Petugas kesehatan menyimpan salep bersama dengan kelompok obat luar dan tablet bersama dengan kelompok oral.

Di gudang juga ada tablet kotrimoksasol dan sirup kotrimoksasol. Keduanya adalah kelompok oral. Petugas kesehatan mengelompokkan tablet bersama dengan tablet lainnya dan kapsul di atas rak. Sirup ditempatkan denga obat cair lainnya.

Bila dalam gudang ada tiga rak atau lebih, simpan persediaan anda sebagai berikut:

* RAK ATAS : Menyimpan obat kering (tablet, kapsul, paket oralit). Gunakan wadah obat yang kedap udara. Bila rak atas dekat plafon atau tidak terjangkau, gunakan rak itu untuk menyimpan barang yang TIDAK peka terhadap panas atau yang JARANG dipakai.

* RAK TENGAH : Menyimpan obat cair, termasuk obat suntik dan salep. JANGAN menempatkan obat di bawahnya. Bila bocor, obat di bawahnya akan rusak
* RAK BAWAH Menyimpan persediaan lain, seperti alat bedah, kondom dan label. Ingat, JANGAN menyimpan langsung di atas lantai.

Selalu simpan barang yang perlu suhu dingin dalam lemari pendingin.

2. Cari nama generik dari setiap obat dalam gudang.

Nama generik obat seharusnya ada pada label. Nama generik berbeda dengan nama merek. Nama generik menggambarkan obat. Nama merek diberi oleh produsen obat. Ada banyak merek untuk obat generik yang sama. Lihat contoh di bawah.

3. Atur dan beri label persediaan di atas rak.

Dalam setiap kelompok, atur persediaan sesuai abjad nama generik. Beri cukup ruang untuk setiap barang.

Kelompokkan barang yang sama dalam jumlah yang mudah dihitung, seperti dalam pasangan atau kelompok lima atau sepuluh. Simpan obat suntik dalam kelompok sepuluh.

Tulis nama generik dari setiap barang pada label . Lem label di depan barang di atas rak. Bila anda mengatur persediaan dengan cara ini, akan mudah bagi anda untuk mengetahui jenis dan jumlah persediaan yang ada. Kecil kemungkinan untuk salah mengenai barang yang mempunyai kemiripan tampak atau nama.

4. Simpan obat sesuai tanggal kadaluarsa dengan menggunakan prosedur FEFO (FIRST EXPIRY FIRST OUT - YANG LEBIH DAHULU KADALUARSA, DIKELUARKAN TERLEBIH DAHULU)

Tanggal kadaluarsa yang tercetak di label memberi tahu kapan obat kadaluarsa, yaitu, kapan obat tidak lagi manjur. Obat yang kadaluarsa dapat berbahaya.

Pabrik mencetak tanggal pada wadah obat untuk memperlihatkan berapa lama obat masih efektif. Obat masih dapat efektif untuk jangka pendek sesudah tanggal kadaluarsa, tetapi ini tidak dijamin.

Periksa semua obat dalam gudang untuk tanggal kadaluarsa. Buang semua obat kadaluarsa dari gudang. Tempatkan obat dengan tanggal kadaluarsa yang lebih pendek di depan obat yang berkadaluarsa lebih lama. Bila obat mempunyai tanggal kadaluarsa sama, tempatkan obat yang baru diterima di belakang obat yang sudah berada di atas rak.

5. Simpan obat tanpa tanggal kadaluarsa dengan menggunakan prosedur FIFO (FIRST IN FIRST OUT - YANG DATANG TERLEBIH DAHULU, DIKELUARKAN PERTAMA)

Simpan barang tanpa tanggal kadaluarsa sesuai urutan penerimaan. Tempatkan barang yang baru diterima di belakang barang yang sudah berada di atas rak. Mungkin ada tanggal pembuatan dalam wadah. Tanggal menunjukkan barang lama harus digunakan dahulu.

6. Buang obat yang kadaluarsa dan rusak.

Obat yang kadaluarsa dan rusak menurun efeknya atau berakibat buruk pada pasien. Beberapa mungkin tidak mempunyai efek sama sekali. Obat-obat ini harus disingkirkan. Bergantung kebijakan fasilitas kesehatan anda, obat dikembalikan ke pemasok obat untuk dimusnahkan atau dibakar di fasilitas klinik anda.

Singkirkan juga persediaan obat yang berlebihan dan yang tidak terpakai di klinik.

Buat catatan pemusnahan obat, termasuk tanggal, jam, saksi dan cara pemusnahan. Catat pada kartu persediaan obat. (Anda akan mempelajari lebih banyak tentang kartu persediaan di bab berikut, Bagaimana Membuat Catatan.)
MENGATUR GUDANG ANDA MEMBUAT PEKERJAAN LEBIH MUDAH!

KEGIATAN III - BAGAIMANA MENGATUR PERSEDIAAN

Dalam kegiatan ini, anda akan berlatih mengatur persediaan.

Pelatih anda akan memberi kelompok anda sebuah kotak persediaan obat. Gunakan prosedur yang baru dipelajari untuk mengatur barang dalam kotak.

1. Ambil salah satu obat dari kotak . Lihat labelnya. Cari nama generiknya. Perlihatkan nama generik kepada pelatih.

2. Singkirkan obat lain dari kotak. Tempatkan kotak kosong tersebut di atas meja. Letakkan kotak di sisinya agar menyerupai rak (lihat bawah). Gunakan bagian atas kotak sebagai rak atas dan bagian bawah kotak sebagai rak tengah. Gunakan kursi atau bangku sebagai rak bawah.

Atur obat-obat di atas rak. Gunakan Daftar Periksa Prosedur Penyimpanan di halaman berikut saat anda melakukan kegiatan ini. (Ada salinan daftar periksa di Lampiran B. Gunakan itu saat anda mengatur lagi persediaan anda di gudang. Pasanglah daftar periksa untuk memberi tahu pegawai bagaimana seharusnya barang diatur). Anjurkan para pegawai untuk mengikuti prosedur.

3. Bila kegiatan sudah selesai, mintalah umpan balik dari pelatih.
4. Sesudah semua kelompok kecil selesai, amati bagaimana kelompok lain mengatur persediaannya. Diskusikan pengamatan anda dengan kelompok besar.



DAFTAR PERIKSA PROSEDUR PENYIMPANAN

Apakah gudang anda teratur baik? Beri tanda (?) pada kotak YA bila pernyataan menggambarkan pengaturan gudang anda. Bila tidak, tandai TIDAK. Yang bertanda TIDAK perlu tindakan dan perbaikan.

YA TIDAK

1. -[ ] ---[ ]---Persediaan dikelompokkan di atas rak sebagai obat: luar, oral dan suntikan
2. -[ ] ---[ ]---Tablet, kapsul dan obat kering lainnya ( seperti paket oralit) disimpan dalam wadah kedap udara di rak atas.
3. -[ ] ---[ ]---Obat cair, salep dan obat suntik disimpan di rak tengah.
4. -[ ] ---[ ]---Persediaan, seperti alat bedah, kondom dan label, disimpan di rak bawah.
5. -[ ] ---[ ]---Barang untuk suhu dingin disimpan di lemari pendingin.
6. -[ ] ---[ ]---Persediaan diatur di atas rak sesuai abjad nama generik.
7. -[ ] ---[ ]---Barang dikelompokkan dalam jumlah yang mudah dihitung.
8. -[ ] ---[ ]--- Tidak ada obat yang kadaluarsa dalam gudang.
9. -[ ] ---[ ]---Obat dengan tanggal kadaluarsa yang lebih pendek ditempatkan di depan yang berkadaluarsa lebih lama.
10. -[ ] ---[ ]---Bagi obat dengan tanggal kadaluarsa yang sama, obat yang baru diterima ditempatkan di belakang yang sudah berada di atas rak.
11. -[ ] ---[ ]---Persediaan tanpa tanggal kadaluarsa atau tanggal pembuatan disimpan sesuai dengan urutan waktu penerimaan.
12. -[ ] ---[ ]---Persediaan tanpa tanggal kadaluarsa tetapi dengan tanggal pembuatan, penempatan tanggal yang lebih baru berada di belakang yang berumur lebih pendek.
13. -[ ] ---[ ]---Tidak ada obat rusak/bermutu rendah di atas rak.
14. -[ ] ---[ ]---Tidak ada barang yang berlebihan atau tidak terpakai lagi di atas rak.
15. -[ ] ---[ ]---Ada catatan penyingkiran obat; catatan mengandung tanggal, jam, saksi dan cara penyingkiran.

http://www.who.or.id/ind/products/ow5/sub1/display.asp?id=5

Sabtu, 01 Januari 2011

BAGAIMANA MEMPERSIAPKAN GUDANG PENYIMPANAN OBAT

Obat dan persediaannya mahal dan berharga. Perlu ada perhatian karena obat dapat rusak. Bila obat rusak, kemanjuran obat dapat menurun atau memberi pengaruh buruk bagi penderita.

Obat dan persediaannya harus selalu disimpan di ruang penyimpanan yang layak. Fasilitas anda harus mempunyai ruangan yang dapat di kunci, berada dalam keadaan yang baik dan rapih. Ruangan itu akan menjadi gudang penyimpanan dan harus terpisah dari ruang pemberian obat. Anda harus menyimpan semua persediaan di gudang dan mengeluarkan tiap hari dari gudang ke apotik.

MENYIAPKAN GUDANG DI FASILITAS KESEHATAN


1. Pilih ruangan yang aman di fasilitas kesehatan sebagai gudang

Menyimpan persediaan di gudang memudahkan anda untuk selalu mengetahui persediaan yang ada dan menyimpan persediaan secara aman.

Gudang harus cukup besar untuk diisi seluruh persediaan. Gudang harus berupa ruangan yang terkunci atau bila Puskesmas sangat kecil , berupa lemari terkunci.

Cara mengamankan gudang:

a. Gudang harus dikunci ganda.
Pasang dua gembok pada pintu ruangan atau lemari. Tiap gembok harus mempunyai kunci berbeda.

Beri kunci hanya kepada orang yang bertanggung jawab atas persediaan di gudang. Simpan kunci cadangan di tempat yang aman.

b. Jaga agar gudang selalu terkunci bila sedang tidak dipakai.

2. Jaga agar gudang dalam keadaan yang baik.

Suhu udara yang sangat dingin atau sangat panas, sinar atau kelembaban dapat merusak persediaan. Panas mempengaruhi cairan, salep dan supositoria. Beberapa obat, seperti obat suntik dan tetes mata atau telinga, cepat rusak bila terkena sinar. Tablet dan kapsul mudah menyerap air dari udara sehingga menjadi lengket dan rusak.

Untuk menjaga gudang berada dalam kedaan baik:

a. Awasi struktur fisik gudang secara teratur.
Perbaiki setiap kerusakan di atap, dinding, pintu, jendela dan lantai.

b. Atur suhu dalam gudang.

Periksa apakah ada plafon dalam gudang. Bila tidak ada, harus dibuat.. Anda dapat menggunakan karton dari kardus bekas.

Biarkan udara hangat keluar. Buka pintu dan jendela bila seseorang berada di gudang. Buat ventilasi udara di dinding atau plafon. Gunakan kawat nyamuk untuk mencegah serangga.
Amankan seluruh tempat terbuka dengan teralis untuk mencegah pencurian.

Bila ada kipas angin, gunakanlah. Jaga agar kipas bekerja dalam keadaan baik.

c. Atur sinar dalam gudang.
Bila sinar masuk melalui jendela, blok sinar langsung tersebut dengan mencat jendela warna putih atau pasang tirai.

d. Atur kelembaban dan cegah kerusakan oleh air
Periksa apakah saluran pembuangan air baik. Harus ada saluran pembuangan di sekitar gudang. Atap harus mempunyai talang. Amankan daerah saluran pembuangan.

Biarkan udara bergerak bebas. Amankan ventilasi udara dan jendela.

Lakukan perbaikan segera saat bocor terjadi untuk mengurangi kelembaban dan kerusakan akibat air.

Wadah tablet dan kapsul dapat diisi dengan kantong pengering (dessicant = kristal pengering yang tidak dapat dimakan). Pengering menjaga bagian dalam wadah obat tetap kering. Jangan buka kantong pengering. Simpan kantong itu dalam wadah obat. Jaga agar wadah obat tertutup kecuali saat memberi obat.

e. Jaga agar gudang bebas hama.
Beberapa hama umum adalah tikus, kecoa, semut dan tawon. Tumpahan dapat menarik hama. Bersihkan tumpahan dan segera buang wadah obat yang pecah.

KEGIATAN I - BAGAIMANA MEMPERSIAPKAN GUDANG OBAT

Dalam kegiatan ini, anda akan memikirkan pengaruh keadaan penyimpanan yang buruk terhadap obat dan persediaan. Anda juga akan menentukan alasan setiap kerusakan obat di fasilitas kesehatan anda.

Baca pertanyaan di bawah. Tulis jawaban di ruang yang tersedia. Bila sudah selesai, diskusikan jawaban anda dengan kelompok kecil anda.

1. Beri beberapa contoh persediaan yang dapat rusak karena panas:
2. Beri beberapa contoh obat yang rusak bila saat disimpan terkena sinar langsung.
3. Beri beberapa contoh obat yang mungkin akan rusak karena kelembaban yang tinggi.
4. Dimana letak gudang di fasilitas anda? Gambarkan secara singkat.
5. Apakah ada persediaan dengan mutu rendah di gudang anda? Bila ada, mengapa persediaan rusak?
6. Adakah hama di gudang? Bila ya, jenis apa? Mengapa ada hama di gudang?

( Untuk jawaban dari pertanyaan 1, 2 dan 3 di atas, lihat Kegiatan 1 pada Lampiran A. Kegiatan 1 juga mengandung bagan informasi penyimpanan obat yang direkomendasi bagi pengelolaan penyakit anak.)

3. Jaga agar gudang bersih dan teratur.

Dalam gudang yang bersih dan teratur, mudah untuk menemukan persediaan. Persediaan lebih mungkin berada dalam keadaan baik dan siap dipakai.

Cara mengatur gudang:

a. Bersihkan gudang dan jaga kerapihan.
Debu mengkontaminasi persediaan dan membuat label sulit dibaca. Tumpahan dan pecahan mengumpulkan debu.

Pel lantai, bersihkan debu dari rak dan dinding secara teratur.

b. Simpan persediaan obat di atas rak.
Penggunaan rak adalah cara mudah untuk mengatur persediaan.

Bila tidak ada rak di gudang, buatlah rak sementara dari kardus atau dari tumpukan batu bata dan papan. Letakkan kardus atau papan pada panggung. Jangan tempatkan kardus atau papan langsung di atas lantai. Lantai dapat basah. Kelembaban dapat merusak kardus atau kayu.

Penggunaan kardus dan papan harus dianggap sebagai tindakan sementara saat anda menunggu pembuatan rak yang memadai.

c. Bila ada lemari pendingin, jaga agar kerjanya tetap baik.
Gunakan lemari pendingin untuk menyimpan obat dan persediaan yang peka terhadap panas. Jangan menyimpan makanan pegawai dalam lemari pendingin. Membuka dan menutup pintunya dapat menurunkan suhu dan merusak obat .

Catat suhu setiap hari. Periksa apakah ada cukup ruang sekitar lemari pendingin agar udara bergerak bebas.

d. Simpan narkotika dan obat psikotropika di ruang penyimpanan yang dikunci ganda.
BERSIHKAN DAN SIAPKAN GUDANG OBAT SEBELUM MELETAKKAN PERSEDIAAN OBAT DI ATAS RAK!

KEGIATAN II - DAFTAR PERIKSA KEADAAN FISIK

Dalam kegiatan ini anda akan meninjau keadaan fisik gudang.

Pada halaman berikut terdapat Daftar Periksa Keadaan Fisik. Baca setiap pernyataan pada daftar periksa. Jawab YA atau TIDAK untuk setiap pernyataan. Sesudah menyelesaikan daftar periksa, diskusikan jawaban anda dengan peserta lainnya.

Pada Lampiran B terdapat salinan daftar periksa. Gunakan daftar periksa di fasilitas kesehatan anda untuk memeriksa dan memperbaiki keadaan fisik gudang anda. Pasanglah daftar periksa untuk memberi tahu para pegawai bagaimana gudang harus dipersiapkan. Anjurkan para pegawai untuk mengikuti prosedur.

DAFTAR PERIKSA KEADAAN FISIK

Apakah gudang anda mendekati gudang ideal? Beri tanda (?) di kotak YA bila pernyataan menggambarkan keadaan gudang anda. Beri tanda di kotak TIDAK bila pernyataan tidak menggambarkan keadaan gudang anda. Pernyataan TIDAK perlu dilaksanakan atau diperbaiki.

YA - TIDAK

1. [ ]----- [ ]----Gudang terpisah dari apotik; obat tidak diberikan ke pasien dari dalam gudang.
2. [ ]----- [ ]----Gudang cukup besar untuk menyimpan semua persediaan obat.
3. [ ]----- [ ]----Pintu gudang mempunyai dua gembok: masing -masing mempunyai kunci yang terpisah/ berbeda.
4. [ ]----- [ ]----Gudang selalu terkunci bila tidak sedang dipakai.
5. [ ]----- [ ]----Struktur gudang dalam keadaan baik; tidak ada retakan, lubang atau tanda kerusakan oleh air.
6. [ ]----- [ ]----Ada plafon di gudang; plafon dalam keadaan baik.
7. [ ]----- [ ]----Udara bergerak bebas di gudang; kipas angin dan kawat nyamuk dalam keadaan baik.
8. [ ]----- [ ]----Jendela dicat putih atau mempunyai gorden; jendela aman dan mempunyai teralis.
9. [ ]----- [ ]----Gudang bebas hama; tidak ada tanda infestasi hama.
10. [ ]----- [ ]----Gudang rapih; rak dilap; lantai disapu, dan dinding bersih.
11. [ ]----- [ ]----Persediaan disimpan rapih di atas rak atau dalam kotak.
12. [ ]----- [ ]----Rak dan kotak terangkat dari lantai, di atas panggung atau papan dan batu bata.
13. [ ]----- [ ]----Lemari pendingin dalam keadaan baik; tidak ada makanan pegawai di dalam.
14. [ ]----- [ ]----Narkotika dan obat psikotropika disimpan terpisah di tempat penyimpanan yang dikunci ganda.

Awal Tahun Baru ceria

Bismillah
Alhamdulillah Allah euy masih memberiku umur & kesehatan ampe hari ini, ga terasa setaon kmrn udah berlalu,,eits, target yg dibuat di awal thn kmrn dah pada tercapai blm ya?? kyny msh bny yg blm kesampean,,emm klo gt kudu dikejer lg d. mg 2011 membawaku mnjd pribadi yg lebih baik..
tahun baru smlm spesiaaal bgt, soalny kulalui sm suami tersayang, meski ada lucuny dikit, pas mo hampir jam 00.00 qt keluar cari cemilan..sangking terpana liat kembang api yg ga stop2 di tiap sudut,,ampe ga merhatiin yg dibungkusin ama penjualnya, padahal pesen mie ayam eh malah dibungkus Bakso,,wehehe,,,pantes suamiku bingung pas bayar koq harganya Rp 20.000,-/2porsi. mahal banget disini, mgkn emang naek x y di thn baru..sadarnya pas mo maem di rumah,,koq pentolnya gedee banget,,he2,,udah dimkn baru sadar tadi pesennya mie ayam, wkkk...ada2 aja.

kalo dihitung usia kemailanku sekitar 13 minggu, tp sejak tau positif hamil aq belum sempet periksa lagi, mg kelak calon buah hati kami ini lahir sehat walafiat, ga kurang satu apapun n kelak bs jd anak yg sholeh/sholehah, amin. Mg dd mungil yg kami nanti2kan jauh lebih baik dari kedua orangtuanya, bisa jd harapan kami berdua, keluarga dan jd orang yg dinanti2 oleh umat ^_^

bimbing kami ya Robb mg bs jd orang tua yg bs melahirkan jundi-jundi dakwah untuk agamamu.amin,,

Jumat, 10 Desember 2010

buku & ebook farmasi

tempatnya donload ebook keren tentang farmasi buka di
http://heldicandra.blogspot.com

http://heldicandra.blogspot.com/search/label/Profesi%20Farmasi

Daftar Obat Esensial Nasional (Doen) 2008

Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN) merupakan daftar yang berisikan obat terpilih yang paling dibutuhkan dan diupayakan tersedia di unit pelayanan kesehatan sesuai dengan fungsi dan tingkatnya. DOEN merupakan standar nasional untuk pelayanan kesehatan. Menteri Kesehatan Republik Indonesia telah mengeluarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 791/Menkes/SK/VIII/2008 tentang Daftar Obat Esensial Nasional 2008 pada tanggal 21 Agustus 2008 yang lalu.

Penerapan DOEN dimaksudkan untuk meningkatkan ketepatan, keamanan, kerasionalan penggunaan dan pengelolaan obat yang sekaligus meningkatkan daya guna dan hasil guna biaya yang tersedia sebagai salah satu langkah untuk memperluas, memeratakan dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. DOEN merupakan dasar untuk pedoman perencanaan dan pengadaan obat di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah seperti puskesmas, rumah sakit , dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya baik di tingkat pusat maupun daerah (kabupaten/kota).

DOEN direvisi dan disempurnakan secara berkala setiap 3 tahun untuk menyesuaikan dengan kemajuan ilmu pengetahuan juga untuk kepraktisan dalam penggunaannya. DOEN 2008 merupakan revisi yang ke-9 dan merupakan revisi Reformasi untuk menindaklanjuti survey WHO mengenai Measuring Transparancy to Improve Good Governance in Public Sector. Pada revisi 2008 pengkajian bukan hanya membahas usulan yang disampaikan oleh pengusul melainkan juga mengkaji ulang seluruh DOEN 2005.

Pada DOEN 2008 terdapat perubahan sebagai berikut :

1. 78 obat dihapus dari DOEN 2005
2. 48 obat ditambahkan ke dalam DOEN 2008
3. 21 obat mengalami perubahan formulasi
4. 33 obat merupakan obat yang diberikan restriksi pada pemakaian
5. Jumlah total obat yang ada dalam DOEN 2008 adalah 323 item obat.

sumber : http://infokito.net/index.php/daftar-obat-esensial-nasional-ooen-2008?mosmsg=Terima+kasih+untuk+pilihan+anda!

Jumat, 03 Desember 2010

Amankah USG Kehamilan?

Aspeth Pictures, Images and Photos

Diperkirakan lebih dari setengah dari semua wanita hamil sejak tahun 1990 telah menjalani pemeriksaan USG selama kehamilan. Banyak juga yang bertanya-tanya apakah USG diperlukan dalam pemeriksaan kehamilan, apakah ada manfaatnya, dan bagaimana dengan resiko yang bisa ditimbulkan dari pemeriksaan ini. Lebih jauh lagi, bagaimana sih fakta keamanan penggunaan USG dalam pemeriksaan kehamilan


Kegunaan USG

USG perlu bagi setiap wanita hamil untuk memeriksakan kehamilan. Pemeriksaan ini sering digunakan sebagai prosedur standar bagi setiap wanita hamil. Beberapa diantaranya digunakan untuk mendiagnosis dan mendeteksi kehamilan ektopik rahim atau, memeriksa penyakit radang panggul, kista, tumor kanker rahim, endometriosis dan kelainan bawaan.

USG dapat memperkirakan umur janin dan berat janin, melihat letak plasenta, jumlah cairan ketuban yang ada dan mendiagnosa cacat lahir tertentu seperti cacat neural tube. Beberapa dokter menggunakan ultrasound untuk memperkirakan lingkar kepala. Namun, untuk kasus diabetes saat kehamilan, tidak akan memberikan hasil yang akurat.

USG juga sering digunakan untuk memeriksa usia kehamilan, dan sejauh ini masih cukup aman digunakan pada wanita hamil. Pemeriksaan pada trimester pertama memiliki rentang kesalahan sebesar 5 hari, pada trimester kedua meningkat hingga 8 hari dan jika dilakukan pada trimester akhir (ketiga) rentang ketidakpstiannya adalah 22 hari.

http://informatipz.blogspot.com/2010/05/amankah-usg-kehamilan.html

Saat ini, penggunaan USG untuk mengetahui keadaan janin dalam kandungan sudah sangat lazim dilakukan. Oleh karena itu tidak salah jika kemudian timbul pertanyaan, apakah teknik ini aman, tidak berbahaya baik bagi ibu maupun janin, terutama jika sering-sering dilakukan?

USG atau ultrasonografi adalah pemeriksaan menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi, 3,5 sampai 7,0 megahertz. Pada frekuensi setinggi ini, gelombang suara tidak akan terdengar oleh telinga manusia.

Pada pemeriksaan kehamilan menggunakan USG, gelombang suara dipancarkan melalui alat yang disebut transduser. Gelombang kemudian melewati kulit perut ibu dan sampai ke janin dan jaringan di sekitarnya. Oleh janin dan jaringan, gelombang dipantulkan kembali dan ditangkap oleh receiver yang biasanya terpasang bersama dengan transduser. Gelombang yang dipantulkan kemudian diolah dengan komputer dan hasilnya ditayangkan dilayar monitor.

Gambaran yang dapat dilihat dengan USG antara lain adalah janin, kandungan, plasenta, indung telur, dll. Dengan demikian, dengan USG, kelainan pada organ atau jaringan tersebut dapat diketahui.

USG telah digunakan selama 40 tahun. Berbeda dengan sinar rontgen atau sinar X yang menggunakan radiasi yang dapat membahayakan ibu dan janin, USG aman digunakan. Telah banyak penelitian yang dilakukan untuk memastikan keamanannya.

Walaupun terbukti aman, USG tetap harus dilakukan hanya jika ada indikasi. The Society of Obstetricians and Gynaecologists of Canada and Health Canada menyatakan bahwa USG sebaiknya tidak dilakukan pada kasus-kasus seperti :

1. Untuk mendapatkan gambar janin tanpa indikasi medis.
2. Untuk mengetahui jenis kelamin janin tanpa indikasi medis.
3. Untuk kepentingan kormersial, misalnya untuk pameran dagang atau untuk pembuatan video bayi.

http://www.catatandokter.com/2010/11/amankah-usg-kehamilan.html

Bacaan:

1. http://www.ob-ultrasound.net/
2. http://www.webmd.com/baby/ultrasound
3. http://www.sogc.org/health/pregnancy-ultrasound_e.asp

usg Pictures, Images and Photos

Salam Dulu baru baca ^_^

Salam Dulu baru baca ^_^

Ma'an Najah

Ma'an Najah

Jazakallah khairan katsiran

Jazakallah khairan katsiran